KEDUDUKAN ZINA DALAM ISLAM

KEDUDUKAN ZINA DALAM ISLAM
إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستهديه ونستغفره , ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا , من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له , وأشهد أن لا  إله الله وحده لا شريك له , وأشهد أن محمداً عبده ورسوله
Marilah kita senantiasa mengucapkan rasa syukur kepada Allah Azza wajallah yang telah menurunkan Addinul Islam sebagai aturan hidup yang menjamin keselamatan dunia serta menghidarkan dari petak kehidupan dan peradaban karena nafsu angkara. Dan menjamin kebahagian akhirat sebagai imbalan atas ketaatan pada hukum Allah. Salawat serta salam kepada manusia pilihan, ghudwah kita Nabiyullah Muhammad SAW.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an (QS.17; 32)
Ÿwur (#qç/tø)s? #’oTÌh“9$# ( ¼çm¯RÎ) tb%x. Zpt±Ås»sù uä!$y™ur Wx‹Î6y™ ÇÌËÈ
32.  Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.

Kaum muslimin yang di rahmati Allah SWT
Segala sesuatu yang di wajibkan oleh Allah pasti memberi kebaikan pada pelakunya, dan segala hal yang mendukung terlaksananya kewajiban itu hukumnya-pun ‘wajib’.
Demikian juga segala yang dilarang oleh Allah akan memberi mudharat dan kecelakaan bagi pelakunya, dan hukumnya haram. Dan segala sesuatu yang mendukung terlaksananya larangan Allah itu-pun hukumnya ‘haram’.

Ayat Allah di atas menjadi penegasan akan larangan perzinaan. Karena kita faham bahwa segala yang di larang oleh Allah adalah haram untuk di laksanakan. Demikian juga dengan tegas tentang zina. Maka segala perbuatan, perkataan, tulisan, dokumentasi, dan lain-lain menjadi pemicu, penimbul gairah untuk melakukan hal di atas menjadi haram, seperti : pacaran dengan berbagai cita rasanya, berdua-duaan dengan lawan jenis di tempat yang sunyi (kamar, atau tempat rekresi yang sunyi dll), menyimpan video porno, menyimpan gambar porno, novel porno, artikel porno, game porno, alat kontrasepsi, dan lain-lain) sekali lagi haram hukumnya.

Maka hadirin yang di rahmati Allah
Sebnarnya Allah sangat sayang kepada kita, dan memberikan jala keluar bagi terpenuhinya syahwat biologis hambanya dengan menurun islam untuk mengaturnya. Allah tidak memberikan beban dan kewajiban melewati kemampuan kita untuk melaksanakannya. Namun kewajiban itu menjadi perisai serta benteng yang kokoh untuk menjaga citra kemanusian kita.
 Perzinaan adalah acara hewani dalam mengembang biakan keturunan. Sehingga bagi mereka nazab keturunan tidak ada masalah. Tentu kita sebagai manusia akan berbeda dengan hewan. Dan siapa melaksanakan cara-cara hewani, maka dilai hidupnya lebih hinah dari hewan melata sekalipun. QS. Al-A’raf(7): 179
4 y7Í´¯»s9'ré& ÉO»yè÷RF{$%x. ö@t/ öNèd ‘@|Êr& 4 y7Í´¯»s9'ré& ãNèd šcqè=Ïÿ»tóø9$# ÇÊÐÒÈ
Artinya:                Mereka itu binatang-binatang ternak, bahkan lebi sesat lagi, mereke itulah orang-orang yang merugi.

Akhirnya;             Jauhilah kepedih karena merana
                                 Muka masan tiada merekah
                                Jauhilah perbuatan zinah
                                Karenah hidup tidak akan berkah
úc 4 ÉOn=s)ø9$#ur $tBur tbrãäÜó¡o„ ÇÊÈ            

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

JAGA DIRI


JAGA DIRI
Marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, yang telah mencurahkan rahmatNya kepada kita sekalian, sehingga pada hari ini kita bersua di tempat ini dalam keadan sehat wal-afiat, dan semoga Allah senantiasa meridhohi kita sekalian.
Tak lupa salam dan taslim kita kirimkan kepada junjungan kita Nabiyullah Muhammad SAW, Nabi yang menancapkan tonggak kebenaran, mempersaudarakan umat dengan tali aqidah yang kokoh, tak lekang dengan panasnya mentari zaman dan tak lapuk oleh derasnya hujan peradaban. Dengan tali yang tak putus inilah tempat kita bergantung dari sagala macam keadaan yang menderah hidup kita.

Kaum Muslimin yang diridhohi oleh Allah SWT.
Allah berfirman di dalam Al-qur’anul Karim Surat Ali-Imran ayat 131
(#qà)¨?$#ur u‘$¨Z9$# ûÓÉL©9$# ôN£‰Ïãé& tûï̍Ïÿ»s3ù=Ï9 ÇÊÌÊÈ  
Artinya:           Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang kafir

Allah menekankan dengan perintah menjaga diri, bermakna berhati-hatilah terhadap kehidupan ini, karena boleh jadi engkau terjerumus dengan tipu daya yang menyesatkan sehingga engkau terlena dengan itu semua yang pada gilirannya engkau berada pada kekafiran yang menyebabkan engkau akan dibakar di api neraka oleh Allah SWT.

Ayat diatas juga bermakna bahwa setiap manusia punya potensi untuk beriman sehingga ia perlu menjaga agar tetap dalam kondisi iman yang utuh kepada Allah. Demikian juga setiap kita memiliki peluang yang sama untuk menjadi kafir. Inilah makna dari  Kuu Amfusikum
Peliharalah dirimu.

Kaum Muslimin yang diridhohi oleh Allah SWT

Setiap perintah adalah wajib, maka menjaga diri adalah salah satu kewajiban yang diberikan oleh Allah kepada kita. Namun yang menjadi masalah kemudian adalah perlunya pemahaman yang jelas tentang bagaimana menjaga diri yang di syariatkan oleh agama kita.

Menjaga diri yang dimaksud adalah kita paham tentang batasan dan mampu membedakan hal-hal yang diperintahkan dan yang dilarang oleh Allah. Karena sesungguhnya kekafiran itu sendiri adalah ketidakmauan tunduk dan patuh terhadap yang diperintahkan oleh Allah SWT, seperti menepati iman dan tidak mendekati ke kafiran, menepati kesabaran dan tidak ceroboh dalam bertidak dan berbuat, dan seterusnya. semua itu terbingkai dengan akhlaq yang dituntunkan oleh baginda Rasulullah SAW.

Maka sudah pasti orang yang senantiasa menjaga dirinya dari hal –hal yang dilarang oleh Allah SWT, sudah barang tentu orang itu mempunyai akhlak yang mulia lagi terpuji. Dengan demikian menjaga diri adalah merupakan pembinaan akhlak serta buah dari sebuah kepahaman terhadap pentingnya hidup dalam bingkai agama yang lurus. Karena Agama yang luruslah yang dapat mengantar penganutnya pada gerbang kebahagiaan yang hakiki.

Olehnya itu marilah kita membina diri kita dengan senantiasa berhati-hati serta waspada terhadap hawa nafsu kita sendiri  dengan kocondongan-kecondongan mengarah kepada kekafiran. Akhir kata ;

            Burung Irian , Burung cendrawasih
            Cukup sekian, dan terimahkasih.

Nun walqalami wamaa yasthurun

Wassalamu ‘Alaikum warahmatullahi wabarakatuh

HUKUM MENCURI

HUKUM MENCURI
إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستهديه ونستغفره , ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا , من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له , وأشهد أن لا  إله الله وحده لا شريك له , وأشهد أن محمداً عبده ورسوله
Marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, yang telah mencurahkan rahmatNya kepada kita sekalian, sehingga pada hari ini kita bersua di tempat ini dalam keadan sehat wal-afiat, dan semoga Allah senantiasa meridhohi kita sekalian.
Tak lupa salam dan taslim kita kirimkan kepada junjungan kita Nabiyullah Muhammad SAW, Nabi yang menancapkan tonggak kebenaran, mempersaudarakan umat dengan tali aqidah yang kokoh, tak lekang dengan panasnya mentari zaman dan tak lapuk oleh derasnya hujan peradaban. Dengan tali yang tak putus inilah tempat kita bergantung dari sagala macam keadaan yang menderah hidup kita.
Allah berfirman dalam Al-Quran (QS. 5: 38)
ä-Í‘$¡¡9$#ur èps%Í‘$¡¡9$#ur (#þqãèsÜø%$$sù $yJßgtƒÏ‰÷ƒr& Lä!#t“y_ $yJÎ/ $t7|¡x. Wx»s3tR z`ÏiB «!$# 3 ª!$#ur ͕tã ÒOŠÅ3ym ÇÌÑÈ
38.  Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kaum Muslimin yang di rahmati Allah SWT
Islam sebagai agama damai, agama yang menjamin keselamatan dunia dan akhirat, sehingga dalam pelaksanaan hukum acapkali orang sekuler mengangap tidak manusiawi alias melanggar HAM.
Namun bila kita kaji secara mendalam, maka sungguh islam menempatkan sesuatu pada tempatnya dengan se-adil-adilnya. Karena orang yang tidak menghargai nyawa orang lain, maka nyawanyapun tidak perlu di hargai, maka berlakulah hukum kisas (orang yang dengan sengaja membunuh orang lain, maka hukumannya pun mereka harus di bunuh),Demikian juga tangan yang tidak menjaga rasa aman harta benda orang lain, maka tangan seperti ini pun tidak di inginkan oleh Allah, maka harus di potang sebagai efek jerah.

Lalu bagaimana dengan negeri kita yang menerapkan KUHP bukan hukum islam. Maka segala hukuman yang ada di dunia tentu tidak berakhir samapai dunia saja, sebagai orang yang percaya kepada akhirat, maka barang siapa mendapat hukuman yang tidak sesui dengan asas keadilan Allah pasti akan ia adapat di akhirat.
Olehnya itu mengambil barang yang bukan hak kita adalah merupaka perbuatan keji dan perbuatan syaitan. Dan pelakunya akan mendapatkan siksaan dari Allah di dunia terlebih-lebih di akhirat nanti.
Yakinkanlah kepada diri kita, boleh jadi semua manusia tidak melihat kita ketika mengambil barang orang lain, tapi tidakkah kita yakini bahwa malaikat Allah dan Allah sendiri melihat kita dan bahkan seluruh anggota tubuh kita menjadi saksi pada pengadilan yang maha dahsyat di hadapan Allah SWT. Firman Allah dalam Al-Qur’an QS. Yasin(36):65)
tPöqu‹ø9$# ÞOÏFøƒwU #’n?tã öNÎgÏdºuqøùr& !$uZßJÏk=s3è?ur öNÍk‰É‰÷ƒr& ߉pkôs?ur Nßgè=ã_ö‘r& $yJÎ/ (#qçR%x. tbqç6Å¡õ3tƒ ÇÏÎÈ
65.  Pada hari Ini kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

Tidak ada rahasia yang tersembunyi bagi kekuasaan Allah SWT, maka berhati-hatilah menjalani hidup. Dan sekiranya terbesik dalam pemikiran kita mau mencuri maka berpikirlah akan hari akhirat, akan pembalasan di sisi Allah SWT.
Akhirnya:        kalaulah jalan penuh aral
                        Mengapa jalan lain tidak di cari
                        Kalaulah masi ada yang halal
                        Mengapa harus mencuri.
 úc 4 ÉOn=s)ø9$#ur $tBur tbrãäÜó¡o„ ÇÊÈ

wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh